Pengunjung

conter12

Thursday, 3 December 2015

Tak Tahan Menunggu

Dalam hati aku iri padamu, tapi akupuntak tahan menunggu

Tak sangkup aku menyaksikan lukamu kawan betabur garam

Tak sanggup aku melihat lukamu kawan berlumur darah

Deritamu akan dibalas dengan tubuh yang bugar, kasur yang empuk dan cinta yang akan selalu mengelilingimu.

Melihatmu membuat aku sakit sekaligus bahagia.

kita ibarat apa ya?

kau awan dan aku daun

Aku mengharapkanmu mengatur banyaknya cahaya dan curah hujan yang turun sebelum kau dihembus sang angin atau tetap setia bersamaku

 karya : Hilman Zakaria

No comments:

Post a Comment