Pengunjung

conter12

Saturday, 9 April 2016

Coretan Dinding Maya

Apakah rindu itu memang indah, tapi yang kurasa menyesakan
sulit ku benci wahai sayang...

Andai kudapat membenamkan diriku dalam bumi, bukan dipersipangan seperti ini
adakah hikmah padaku untuk kuteguk sebagai penawar.

Jauh kuraih tanganmu, hanya peluh mengucur dalam, meski menyejukan
asinya kisah ini kecut terkadang, lama tertanam antara jalan yang sulit kulalui

Batas anganku mejadi tembok penggugah khayal, tak ada satupun yang sepertimu
lalu apalah diriku tertatih hampir selalu bersimpuh tak bisa mendongak hanya tertunduk

Bayangmu dalam tak pernah muncul dipermukaan
aku bukanlah diriku saat tak bersamamu.

Inilah aku yang kau kenal, konyol dan sedikit sial
Tapi bersamamu mataku tertutup akan semuanya

Tak ada kepalan yang terasa, semua sama tak berdaya karena aku telah kebal
dimabuk imajinasi akan parasmu,

tutur kata yang terucap kadang indah kadang kasar
sesalku parah karena tak bisa menyelami hatimu yang sangat dalam itu

relakan semua..


No comments:

Post a Comment